Belajar Ruby dengan Ruby Koans

Belajar Memecahkan Masalah dengan TDD

26 April 2017

I’ll quote “on the road” like a twat
And wind my way out of the city
Finding a girl who is equally pretty won’t be hard
Oh, I just had a change of heart
[Instrumental Interlude]
You smashed a glass into pieces
That’s around the time I left
And you were coming across as clever
Then you lit the wrong end of your cigarette

Lirik diatas adalah lagu kedua yang saya suka dari The 1975, A Change of Heart. Saya sangat suka bagian instrumental interlude dimana musiknya asik bet lah, kalian musti dengar lagu yang satu ini.

Lanjut lagi .. Jadi sekarang saya ceritanya pengen belajar Ruby, sekilas kalau saya lihat code Ruby sepertinya mirip dengan Python, tanpa ; tanpa pembukaan { untuk fungsi dan dynamic typing .. Kek ...

Ketika sedang mencari bahan belajar, seorang teman menyarankan untuk belajar Ruby dengan Ruby Koans. Ruby Koans sendiri merupakan sebuah alat pembelajaran yang diciptakan dengan metode TDD, jika kalian belum mengerti TDD mungkin artikel teman ini bisa sedikit memberi pencerahan.

Hal pertama yang perlu dilakukan untuk belajar dengan koans ini tentu adalah dengan mengunduhnya, setelah itu dapat menjalankan perintah berikut pada folder Koans:

$ ruby path_to_enlighttenment.rb

Kalian akan mendapat pesan galat yang merujuk ke berkas dan nomor baris.

Ruby Koans

Ketika membuka berkas about_asserts.rb seperti yang ditunjukkan di atas, maka kita akan dapat melihat komentar-komentar yang membantu kita untuk memecahkan solusi untuk permasalahan diatas.

Satu hal yang perlu diperhatikan ketika self learning dengan Koans ini adalah jangan menyontek, karena saat ini banyak sekali solusi dari Ruby Koans yang bertebaran di Github. Usahakan mencari solusi dengan membaca buku-buku Ruby atau bertanya pada forum jika memang sudah tidak menemukan solusi dari buku.

Seperti yang ditulis pada artikel teman tentang TDD, dimana ada fase Red, Green, Refactor, maka ketika belajar dengan Koans ini pun sebisa mungkin jalankan fase tersebut. Jika perlu mengingat lagi maka :

  1. Red Phase – Fasa dimana menulis tes yang gagal dijalankan
  2. Green Phase – Fase dimana kita berhasil lolos dari tes yang diberikan
  3. Refactor Phase – Fase dimana kita melihat kembali kode yang dijalankan, dan melihat kemungkinan lebih baik

Well saya pun juga masih baru dengan Koans ini, tetap semangat belajar ..



blog comments powered by Disqus